Pages

Mengurus Sendiri Visa Australia

DISCLAIMER: Penulis BUKAN petugas/pegawai Australia Visa Application Center (AVAC). Entri ditulis berdasarkan pengalaman pribadi. Mohon kebijaksanaan untuk tidak meninggalkan komentar berupa pertanyaan yang bersifat teknis, SELAIN JENIS VISA TOURIST STREAM. Terima kasih! :)

Pihak Kedutaan Australia melimpahkan urusan aplikasi visa ke pihak ketiga, yaitu VFS Global. Mulai April tahun ini, kantor Australia Visa Application Center (AVAC) sudah pindah ke Kuningan City (beberapa langkah dari Mal Ambassador) lantai 2. Berikut adalah pengalaman saya mengurus sendiri visa Australia.

Tips pertama adalah datang pagi-pagi untuk menghindari antrean yang kelewat panjang. Seperti sebelumnya, AVAC berbagi kantor dengan pengurusan visa ke UK dan New Zealand. Ini menguntungkan buat yang ingin mlipir dari Aussie ke TKP Lord of the Rings :) Dari pintu masuk Kuningan City, langsung belok kanan ke arah lift. Di depan lift sudah ada papan penunjuk --> AVAC lantai dua.


Penampakan kantor AVAC

Begitu masuk, kita akan langsung disambut oleh mbak-mbak/mas-mas di meja putih seperti resepsionis. Kasih senyum aja, lalu langsung ke ruang aplikasi visa yang berada persis di baliknya. Oh ya, tips kedua, jangan bawa backpack/tas gendong/tas laptop/koper. Saya bawa tas laptop yang cuma berisi map, tapi itu pun enggak lolos dan harus dititipkan. Biayanya, Rp20.000/tiga tas/koper. Lumayan juga, kan.

Pintu masuk ke ruang aplikasi visa hanya bisa dibuka dari dalam. Artinya, kita harus menampakkan diri di pintu kaca sampai satpam membukakan pintu dengan kartu. Melewati palang sensor, kita diminta mematikan handphone. Dari situ, langsung saja ikuti tanda petunjuk ke ruang aplikasi visa. Ruangannya cukup nyaman, dingin, dan terdiri dari banyak loket. Sebelum masuk, ada satpam lain yang menanyakan apa keperluan kita lalu mencetak nomor antrean.

Datang pukul 9.30 WIB, saya dapat nomor antrean AUV51. Di monitor tercatat, yang terlayani baru sampai nomor AUV35. Membayangkan harus tunggu 15 orang tanpa bawa buku bacaan membuat saya lemas. Tapi, ternyata saya hanya perlu menunggu tiga orang. Kira-kira 30 menit, nomor saya sudah dipanggil.

Formulir sudah saya isi dan lengkapi dari rumah, jadi proses di depan petugas terbilang cepat. Semua dokumen pun sudah saya sertakan dengan rapi--ini sekaligus jadi tips ketiga, ya. Jangan sampai ada yang masih kosong saat kita berhadapan dengan petugas di loket, karena itu akan memperpanjang waktu pelayanan.

Adapun dokumen-dokumen yang harus dilengkapi untuk visa Tourist Stream/Subclass 600 adalah:

1. Formulir 1419 untuk aplikasi visa Tourist Stream yang bisa diunduh di sini
2. Formulir tambahan yang bisa diunduh di sini
3. Fotokopi paspor yang masih berlaku (halaman muka, halaman cap, dan halaman belakang)
4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
5. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
6. Fotokopi buku tabungan (halaman depan dan halaman saldo terakhir)
7. Foto ukuran standar untuk aplikasi visa ke Australia (biasanya studio foto sudah pada tahu)

Kalau kita ke Aussie mengunjungi teman/kerabat, kita harus menyertakan dokumen identitas mereka. Karena saya mengunjungi suami, maka saya lampirkan juga:

8. Fotokopi visa suami
9. Kartu Pelajar suami dari Melbourne University
10. Surat pernyataan dari Melbourne University yang menyatakan suami adalah benar mahasiswa di situ
11. Fotokopi buku nikah

Total biaya yang harus saya bayarkan adalah Rp1.653.000,- dengan rincian biaya pembuatan visa Rp1.470.000,- dan biaya logistik Rp183.000,-. Oh ya, kalau Anda membayar dengan tunai, maka halaman rincian pembayaran di formulir enggak perlu diisi karena nominalnya pakai satuan Australian Dollar (AUD).

Selesai. Perkiraan masa proses visa adalah 15 hari kerja (bisa kurang, bisa lebih) dan akan dikirimkan langsung ke email kita. Petugas meminta untuk membuka tidak hanya Inbox, tapi juga Spam/Junk karena sering nyasar juga ke sana. Sambil menunggu, kita bisa tracking status visa di sini dengan memasukkan nomor VLN (tertulis di bon, jadi jangan sampai hilang) dan tanggal lahir.

78 comments:

  1. Salam kenal mbk andina...

    Mbk kalau suami saya asli Australia...dia akan menjemput saya diindonesia untuk berkunjung ke Australia..apa perlu fc saldo tabungan jg ya..? Apa boleh di dampingi suami untuk mempermudah prosesnya? Terimakasih

    ReplyDelete
  2. @Wiwin Yuliana: Sepertinya tidak perlu fotokopi tabungan. Soal didampingi saya kira boleh-boleh saja.

    ReplyDelete
  3. Selamat pagi Bu Andina,

    Bu, sy mau menanyakan pengalaman Ibu mengurus visa. Apakah prosesnya mudah? dan apakah harus ad sejumlah saldo tertentu di dalam rekening? terima kasih.

    jika ad surat sponsor, apakah perlu juga melampirkan buku tabungan? thx

    ReplyDelete
  4. @Temy Setiawan: Maaf lambat membalas. Proses mengurus visa Aussie mudah. Petugas tidak menginformasikan saldo minimum. Mengenai surat sponsor, saya kira untuk amannya tetap disertakan fotokopi rekening.

    ReplyDelete
  5. Halo Mba Andina,

    Untuk menyerahkan formulir aplikasi visa dan dokumen pendukung perlu buat janji dulu atau bisa datang langsung on the spot?

    Terima kasih ya sebelumnya

    Kiky

    ReplyDelete
  6. Replies
    1. Hallo salam kenal mba andina...mengenai dokument pendukung,saya mw buat visa aussie berdua dng istri,tetapi saya tidak punya rek tabungan yg konsisten tp saya pny deposito,klu istri pnya rek tabungan,apakah sperti itu cukup?,trus saya tidak punya akte kelahiran bagaimana solusinyA...trimakasih...

      Delete
  7. mba saya penasaran, saya dan 7 org temen saya berencana liburan sndiri. kira2 semua pada lolos ga ya ?
    karna di paspor kami ad multiple stay in cambodia ..
    perlu bawa surat kerja ?

    ReplyDelete
  8. @Yolanda: Wah, saya enggak bisa memprediksi visa Anda dan kawan-kawan lolos atau tidak. Hanya saja, saran saya, lampirkan semua dokumen pendukung.

    ReplyDelete
  9. Halo mbak salam kenal.. Kalau buat yg berkerudung katanya harus kelihatan telinganya, itu buat pas foto aja atau foto di paspor jg ya mbak? Makasih.. :)

    ReplyDelete
  10. @Wening: Halo, salam kenal juga. Wah sayangnya aku ga tau sampai sejauh itu, Mba. Tapi, kalau kita foto paspor di studio yang sudah tepercaya (biasanya mereka suka kasih garansi uang kembali kalau visa kita ditolak) mereka sudah tahu printilannya.

    ReplyDelete
  11. allo mbak,

    sori mau tanya komen anda diatas ini,
    " Tapi, kalau kita foto paspor di studio yang sudah tepercaya (biasanya mereka suka kasih garansi uang kembali kalau visa kita ditolak) mereka sudah tahu printilannya."

    maksudnya apakah studio foto bisa bantu urus visa.

    ReplyDelete
  12. Enggak. Maksud saya, mereka sudah tahu spesifikasi foto untuk apply visa itu gimana. Selebihnya kita sendiri yang urus.

    ReplyDelete
  13. salam kenal mbak andina, bulan depan saya berencana mengunjungi ausi, pada waktu mengurus visa , bahasa yang dipakai indonesia apa inggris?

    ReplyDelete
  14. update dikit mbak, kemarin rabu apply visa ausy, pelayanannya termasuk cepat, karena sebelum dipanggil ke counter ada petugas yg keliling menanyakan kelengkapan dokumen, jadi sebelum ke loket dokumen sudah disusun oleh petugas tsb jadi diloket hanya pembayaran saja

    oh ya, tas boleh masuk koq sekarang, tapi dicek dulu sebelumnya oleh petugas.

    ReplyDelete
  15. Sis,
    Tanya donk untuk surat sponsor kamu punya draftnya tidak?, saya ada tapi kayaknya kurang gereget gt ...
    Thanks anyway

    ReplyDelete
  16. @Rose: Saya gak pakai surat sponsor.

    ReplyDelete
  17. Salam kenal kak...
    Saya mau tanya klu kita mau berlibur ke ausi bukan mengunjungi kerabat berarti kita hanya membutuhkan syarat no 1-7 kak.tapi apakah bisa soalnya saya bukanlah pekerja kantoran... Maksutnya tanpa ada dukungan surat dr sponsor yang menguatkan kita apply visa ke ausi.Thanks ya kak

    ReplyDelete
  18. @Novita: Kalau hanya liburan, enggak perlu pakai surat sponsor kok.

    ReplyDelete
  19. mba untuk dokumentnya harus translate ke bahasa inggris?
    saya tinggal di manado bisa ngak aplikasi saya dikirim lewat mail?

    ReplyDelete
  20. Dokumen tidak perlu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Saya tidak tahu apakah aplikasi bisa dikirim lewat surat.

    ReplyDelete
  21. halo mba dina,

    untuk visa Aussie ini apakah diperlukan asuransi perjalanan?

    ReplyDelete
  22. Halo mbak dina..

    Saya mau nanya,saya ada rencana untuk lanjut kuliah di australia, tapi dari nol (dana pribadi). Jadi dalam 1-2tahun ingin kerja apapun yang mungkin sambil nabung dan mencari peluang untuk lanjut master disana.
    Kira2 berapa estimasi modal yang harus saya miliki untuk melakukan itu semua, mulai dari visa dan lainnya..
    Terima kasih

    ReplyDelete
  23. Hallo mba dina

    saya mau tanya, saat apply visa harus pakai akte
    Kelahiran sama surat rekomendasi dari kantor tidak ya?keperluan saya ke australi hanya untuk berlibur.

    ReplyDelete
  24. Enggak kok Mbak. Pakai dokumen yang saya sebutkan di artikel saja cukup.

    ReplyDelete
  25. hallo mbak,
    saya berencana mengunjungi suami dan menghadiri ulang tahun ibu suami saya di Australia,suami saya asli Australia,apakah saya harus menyertakan surat keterangan bekerja,karena saya belum bekerja selama satu tahun dan kemungkinan tidak mendapatkan surat keterangan bekerja.apakah masih bisa apply visa ?

    ReplyDelete
  26. hai mbak andina saya mau tanya saya ini kan bru lulus sklh,saya ingin ke ausi sebenar.a untuk bekerja namun dengan rekomendasi dari sini adalah kuliah. apakah sulit mba untuk pengurusannya? trm msh...

    ReplyDelete
  27. Halo. Wah, saya enggak tahu. Perlu diingat bahwa saya bukan pegawai/petugas AVAC, jadi yang saya share di entri ini sebatas pengalaman sendiri.

    ReplyDelete
  28. Salam kenal Mba..... Maaf Mba saya mau nanya, apakah ketika mengajukan visa kunjungan ini , suami harus memiliki uang sejumlah kurang lebih 50 juta di rekeningnya? Terima kasih

    ReplyDelete
  29. Setahu saya tidak ada aturan minimal saldo rekening.

    ReplyDelete
  30. Halo kak, saya mau nanya kalo mau ngurus visa pelajar ke australia,bagaimana cara mencari sponsor selain sponsor dari keluarga ?terima kasih

    ReplyDelete
  31. Maaf, saya belum pernah mengurus visa pelajar ke Australia. Mungkin bisa ditanyakan langsung ke pihak AVAC.

    ReplyDelete
  32. Siang mba,mau tanya,,saya gak bekerja,saya jg gak punya rekening tabungan,suami biasanya kirim uang ke western union,apa bisa saya urus tourist visa? saya sudah menikah resmi di Jakarta tgl 1 november thn ini,o ya sekalian tanya apa buku nikah saya harus di legalisasi ke kedutaaan australia? saya baca di google,ada yg bilang tidak perlu di legalisasi.

    ReplyDelete
  33. Saya enggak kerja di AVAC, Mbak. Silakan ditanyakan langsung ke mereka.

    ReplyDelete
  34. selamat pagi mbak, saya adalah seorang mahasiswa aktif dan ingin mengajukan visa australia, apakah perlu surat keterangan aktif kuliah dr kampus? dan jika pergi atas tabungan pribadi apakah harus menyertakan tabungan ortu dan surat sponsor ortu? makasih sebelumnya mbak :)))

    ReplyDelete
  35. Silakan ditanyakan langsung ke AVAC.

    ReplyDelete
  36. Mbak,sy mau cari rough work di Au,klo mau k sana katanya butuh sponsor dr orang dekat ya supaya gampang apply visanya.....klo pacar sy mau sponsorin sy untuk datang k sana,kira" bisa gk Mbak?oh ya mbak bisa tolong e mail k saya Mbak,sy butuh banyak info nih...

    ReplyDelete
  37. Silakan langsung tanya ke AVAC, Mbak/Mas. Saya nggak berpengalaman mengurus visa lain selain visa turis. Trims.

    ReplyDelete
  38. Pagi bu, saya mau tanya apakah mengurus visa harus ke tempatnya? Kalau dari surabaya bagaimana? Apa harus ke jakarta?
    Terima kasih

    ReplyDelete
  39. Oh ya, kalau saya dan suami mau ke aus untuk jalan jalan saja, visa apa yg harus saya pilih?
    Trims

    ReplyDelete
  40. Untuk jalan-jalan sepertinya cukup visa turis. Saya tidak tahu soal pengurusan visa dari Surabaya. Silakan hubungi agen pengurusan visa di kota Anda.

    ReplyDelete
  41. Hello Andina,
    untuk pembayaran visanya sendiri apakah bisa langsung di loket AVAC atau tetap harus menggunakan bank cheque/bilyet giro?

    Thanks

    ReplyDelete
  42. Mba mau nanya, saya masih berstatus mahasiswa dan belum bekerja. jadi apakah dibutuhkan sponsr dari orang tua dan rekening koran punya orang tua ya mba untuk apply visa turis? Thanks

    ReplyDelete
  43. Dear Bu Andina,

    saya suci, bulan depan saya berencana ke australia untuk mengikuti AU PAIR, mereka adalah orang tua angkat saya, dan saya juga bekerja untuk keluarga itu, ketika saya menanyakan hal ini ke pihak agent untuk proses pembuatan Visa, mereka bilang bahwa harus disertakan surat undangan dari keluarga angkat saya di Australia untuk menyatakan memang benar saya disana dan untuk berapa lama, dan hal yang saya ingin tanyakan untuk visa nya jenis turis atau domestic worker yang saya pilih ya bu? mengingat bahwa surat sponsor dari perusahaan juga agak sulit dikeluarkan, terima kasih bu sebelumnya..

    ReplyDelete
  44. @Anon: Saya kurang tahu. Tapi untuk jaga-jaga, dibawa saja.

    ReplyDelete
  45. @chie^LAdut: Kalau bekerja sebaiknya pilih domestic worker, ya.

    ReplyDelete
  46. Hi mba.. Mau tanya kebetulan saya akan ke aussie bulan juli ini.. Sebaiknya urus visanya dari kapan ya?
    Dan untuk tabungan itu langsung in total atau harus 3 bulan terahir? Kalo berupa deposito apa bisa dimasukan jg? Thanks before

    ReplyDelete
  47. Halo MooiLady. Sebaiknya urus saja dari sekarang, lebih cepat lebih baik. Saya waktu itu beruntung saja beberapa hari langsung keluar visanya. Tabungan saya pakai 3 bulan terakhir. Kalau deposito, kurang tahu deh.

    ReplyDelete
  48. Hi Mba Andina,

    Itinerary dan bukti booking pesawat/hotel itu tidak disubmit juga ya untuk pengajuan VISA Tourist ke Aussie?

    Thanks

    ReplyDelete
  49. Saya tidak menyertakan itinerary dan bukti booking tuh. Tapi kalau mau dibawa untuk jaga-jaga, boleh juga.

    ReplyDelete
  50. hi Mba...

    print rekening tabungan cukup dari internet banking aja?
    or harus ada cap dari bank nya?

    ReplyDelete
  51. Saya fotokopi buku tabungan bagian saldo 3 bulan terakhir.

    ReplyDelete
  52. Mba , saya dan suami kan sudah mengurus VISA sendiri tanpa agen pada senin 25 JULY 2016 ,dan senin kemarin 1 AGUST 2016 suami saya sudah mendapatkan email balasan dari immigration.jakarta ALIAS di setujui VISA nya, masalah nya saya sampai sekarang belum mendapatkan email dari immigration.jakarta , sudah cek di inbox spam and junk folder semua nya belum ada, padahal keberangkatan kita seminggu lagi di tanggal 11 AGUST 2016 , saya sudah TLP call center VFS , sudah email ke VFS dan akhirnya mereka bilang itu urusan ibu dengan kedutaan australia dan di kasih link nya , menurut mba kenapa ya sampai sekarang email dari immigration.jakarta belum sampai ke saya..???

    padahal semua berkas sudah OK waktu penyerahan, dan ada invitation letter dari kk ipar saya yg asli org sana , mohon pencerahan nya dong mba..?? :(

    saya harus bagaimana , tq mba

    she_asti@yahoo.com

    ReplyDelete
  53. Selamat pagi mbak Adinda, saya William. Saya ingin tanya, saya berusia 20 tahun, dan saya akan membawa adik saya yang berusia 16 tahun beserta dengan kakek dan nenek saya. Form 1419 yang diisi apakah hanya satu saja atau masing" orang butuh satu form 1419? Terima kasih banyak mbak Adinda. GB.

    ReplyDelete
  54. @Asti: Wah sorry saya belum pernah punya pengalaman begitu Mbak. Sejauh ini ngurus lewat VFS ya tinggal tunggu email saja, dan bisa di-track sewaktu-waktu. Mungkin bisa terus berusaha menghubungi pihak immigration jakarta?

    ReplyDelete
  55. @William: Setahu saya satu formulir satu orang. Tapi bisa ditanyakan di VFS saja untuk lebih jelasnya.

    ReplyDelete
  56. mbak yg form tambahaan ngak bisa di buka

    ReplyDelete
  57. Mba, buku tabungan mbaknya hanya fotokopi hal depan n saldo terakhir ya? Jadi tidak berupa rekening bulan 3 bulan terakhir ya? Trims

    ReplyDelete
  58. @Adhyani Dewi: Begitulah yang saya lakukan.

    ReplyDelete
  59. ada saldo minimal buku tabngan ngga mba?

    ReplyDelete
  60. salam kenal mba dina..,
    mau nanya donk mengenai pengurusan visa ausie, klo passpor saya habis bulan maret 2018 dan rencana ke ausie september 2017 ini apakah bisa dan tidak masalah? atau saya harus perpanjang dulu? kebetulan mau ke sana dalam rangka liburan tp kebetulan ada om saya yg tinggal disana. data2 apa yg harus saya tambahkan dalam apply visa ausie? apakah selain surat sponsor dari om saya, ada dokumen lain? dan untuk pengurusan visa apakah harus punya tiket pesawat pulang pergi dan tempat menginap? seperti kalau kita apply visa jepang??
    mohon pencerahannya. terima kasih

    ReplyDelete
  61. @Lily: Salam kenal. Paspor amannya diperpanjang dulu. Dokumen-dokumen yang saya cantumkan saat mengajukan visa, ada di artikel. Silakan dibaca. Utk tiket pesawat dan tempat menginap, rasanya lebih lengkap lebih baik.

    ReplyDelete
  62. mbk, perlu fotokopi akta lahir nggak?

    ReplyDelete
  63. @Rahayu Santoso: Bawa aja untuk amannya.

    ReplyDelete
  64. Hai mbak, kira2 di AVAC bisa jadi tempat utk komplain atau bertanya ga krn aplikasi kita ditolak?dan bukanya sampai jam brp ya?

    ReplyDelete
  65. @Janathan: kalau untuk komplain visa ditolak, kayaknya enggak bisa. Jam buka-tutup saya gak tahu, telepon saja ke sana.

    ReplyDelete
  66. Hai. Mbak anak saya kuliah diAustralia D3 akutansi. Bulan maret 2018 sudah 4 tahun. Dan bulan agustus 2018 habis visa pelajar .anak saya ingin ngurus visa permanen tolong informasinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya enggak kerja di AVAC bu. Bisa ditanyakan langsung ke sana ya.

      Delete
  67. Salam kenal Mbak. .. Saya Nisa,kebetulan bulan may kemarin saya baru menikah dgn WN Australia. Yg mau saya tanyakan persyaratan apa saja yg harus saya siapkan untuk mengajukan izin visa tinggal ikut suami. Dan kira2 berapa biaya pembuatan visanya itu sendiri.
    Saya tunggu jawaban dari mbak andina.. terima kasih ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lah, tanya AVAC-nya aja Mbak, saya bukan pegawai di sana :D

      Delete
  68. Kalau tidak ada akte lahir gmn ya mbak?

    ReplyDelete