Memacari Dao Ming Si

Akhir-akhir ini aku lagi hobi menangisi masa muda bernostalgia dengan menonton Meteor Garden yang tayang ulang di Netflix. Kisah cinta antara cowok kaya ahli waris bisnis keluarga, Dao Ming Si dengan cewek miskin pekerja keras, Shan Cai ini sempat hits banget pada zamannya (sekitar 2001/2002) dan membikin semua orang jadi pingin rebonding.

Aku dulu suka Ken Zhu yang jadi Xi Men. Di mataku dia paling manis dengan gaya preppy look yang, setelah dilihat-lihat lagi, ternyata lebih mirip guru BP enggak paham mode.

I mean....

Selain Xi Men dan Dao Ming Si (Jerry Yan), geng F4 beranggotakan Hua Zhe Lei (Vic Zhou) yang kelihatan kayak orang kurang darah serta Mei Zhuo (Vanness Wu) yang tiap kali ngomong 1 menit, nyibak rambutnya 427.730  kali. Relasi antara geng F4 dan Shan Cai jadi pusat plot cerita ini. Dao Ming Si jatuh bangun mengejar Shan Cai, tapi Shan Cai lebih naksir Lei. Mei Zhuo tiap hari party di klub karena malas belajar/bekerja tapi telanjur banyak duit, dan Xi Men enggak pernah memacari perempuan lebih dari seminggu.

Aku terbengong-bengong selama menonton ulang serial ini. Banyak banget hal yang dulu kelihatan romantis/manis/unyu/uwu sekarang bikin cringe abis-abisan.

Ada adegan Dao Ming Si menampar Shan Cai karena enggak tahan diomelin.

Ada adegan Dao Ming Si mencium paksa Shan Cai di kampus. Shan Cai dikejar di tangga yang sepi, dipepet ke tembok dan dicium paksa sampai kausnya robek.


Astaghfirullah akhi...


Ada adegan Xiao You (sahabatnya Shan Cai) ngejar-ngejar Xi Men demi menyadarkan cowok itu dari ke-playboy-annya. Bahkan di salah satu episode spin off serial ini, Xiao You keliling Taipei sampai jam empat pagi demi mencari Xi Men yang malah ngumpet minum di bar.

Ada adegan Ya Men (cowok lain yang naksir Shan Cai) mencekik Shan Cai di lorong sepi, tapi habis itu dia minta maaf dan sama Shan Cai malah diizinkan masuk ke rumah (WTF girl?!)


Red flag, girl. red flag!

Ada adegan Lei nangis karena Jing, cewek yang dia sukai, lebih memilih pergi ke Paris untuk belajar hukum dan menjadi pengacara publik di sana, dari pada pacaran sama dia di Taipei. Dan kami para ciwik digiring untuk bersimpati pada Lei dan menyalahkan Jing, bukannya bilang ke Lei "makanya lu belajar yang bener Tong, biar pinter dan pantes buat cewek lu.."

Menonton ulang Meteor Garden membuatku menyadari bahwa persepsi remaja putri tentang 'cowok keren' memang sudah dibikin kacau sama media sejak dini. Para ciwik dicekoki pola pikir bahwa cowok kasar itu enggak apa-apa, yang penting ganteng dan kaya. Kalau dia playboy, kita harus bisa menyadarkannya. Kalau dia kekanak-kanakan, kita harus sabar mengajarinya. Kalau dia enggak punya cita-cita dan enggak tahu mau ngapain dengan hidupnya, kita harus menginspirasinya.

MONMAAP NIH, ITU PACARAN APA KERJA SOSIAL~

Dao Ming Si adalah representasi protagonis cowok yang bermasalah, tapi ditutupi oleh keromantisan dan keuwuannya dengan Shan Cai. Sepanjang film ada banyak banget adegan Dao Ming Si menarik lengan (baca: menyeret) Shan Cai ke mana-mana dan penonton berseru "ya ampun keren yaa, tegas-tegas gimana gitu!" Tegas gigi lu~

Dao Ming Si juga kekeuh mendekati Shan Cai walaupun di awal Shan Cai jelas-jelas enggak tertarik. Karena dia ganteng (?) dan kaya, tindakannya ini disebut 'gigih'. Coba kalau jelek dan miskin, pasti dibilang 'enggak tahu diri'.

Aku ganteng(?) tapi kenapa bajuku begini..

Dao Ming Si juga secara sepihak mengumumkan ke seantero kampus bahwa Shan Cai adalah pacarnya, membelikan Shan Cai ponsel sambil mewajibkan Shan Cai menjawab KAPAN PUN dia menelpon, dan segenap tindakan lain yang sebenarnya creepy. Beda-beda tipis lah dengan tokoh Christian Grey di 50 Shades of Grey yang sebenarnya manipulatif, posesif, abusif, tapi berhubung ganteng dan kaya malah bikin cewek tergila-gila.

Jadi buat para cowok, yang sering ditolak dengan alasan "kamu terlalu baik, enggak ada tantangannya", kemungkinan besar cewek yang kamu taksir terlalu banyak menonton film drama romantis dengan tokoh seperti Dao Ming Si atau Christian Grey. Cewek-cewek jadi punya 'standar yang enggak realistis' mengenai cowok yang keren/seru/macho/fun, dst. Giliran ada cowok yang baik dan respect sama dia, malah dibilang vanilla atau kurang menantang.

Mungkin juga ini perkara semangat zaman. Sembilan belas tahun lalu orang belum terlalu ngeh sama toxic relationship, jadi adegan tampar-menampar dan pemaksaan masih bisa ditoleransi oleh penonton. Mungkin aku bukan satu-satunya penonton Meteor Garden yang merasa cringe dengan adegan-adegan itu sekarang. Serial ini konon di-remake 2018 lalu. Mungkin di versi baru itu enggak ada lagi adegan tampar, cekik, dan cium paksa. ***

No comments