Pages

Eneng merpati?

Suatu malam di bawah flyover pasar Ciputat. Seorang gadis turun dari angkot dan sedang membayar. Di belakangnya, tukang ojek bertepuk tangan sebagai kode agar si gadis naik motornya. Si gadis masih mencari-cari uang receh, tetapi si abang ojek terus saja menepuk-nepukkan kedua telapak tangannya.

Si gadis: (kesal) "Iya, Bang, sabar dikit kenapa? Habis ini saya juga naik, kok!"
Abang ojek: "Ya maaf deh Neng, kirain kan enggak denger."
Si gadis:  "Jangan ditepok-tepokin melulu dong, emangnya saya burung merpati."
Abang ojek: (dengan suara semanis madu) "Oh, ya? Eneng merpati? Jinak-jinak gitu dong..."

Abang angkot pun ingin segera ngebut sambil pegang stir pakai kaki.

No comments:

Post a Comment